Cw // kissing ⚠️

Big Cheese?”

Xavera membalikkan badannya. Byantara berada tepat di belakang perempuan itu. Lelaki itu tersenyum dengan kedua tangan yang terbuka lebar.

Hello, Mr. Beefcake.” Xavera berjalan mendekat dan masuk ke dalam dekapan lelaki itu.

“Ini aku boleh nggak sih pamer pake baliho di setiap jalan kalo aku udah bisa peluk kamu sekarang?” tanya Byantara. Tangan lelaki itu melingkar dengan posesif di pinggang Xavera.

Angin dingin yang menyeruak di rooftop kantor Giandra itu tidak menjadi masalah sebab pelukan yang mereka miliki sungguhlah terasa hangat. Selepas urusannya di kantor Dhanurendra, Byantara segera menancapkan gas menuju tempat ini. Tentu untuk memeluk raga yang dengan begitu sangat ia rindukan.

“Ngaco!” omel Xavera lengkap dengan sebuah pukulan yang ia layangkan di punggung Byantara.

Big Cheese.”

“Hmm?” jawab Xavera sembari melonggarkan pelukan mereka agar ia bisa menatap wajah Byantara.

“Aku nggak bisa seromantis itu tapi aku beneran takut kalo harus kehilangan kamu lagi. So, aku punya ini.” Byantara mengeluarkan sebuah cincin dari saku jas yang ia pakai. Xavera terkekeh, lelaki di hadapannya itu memang tidak pernah bisa seromantis lelaki lain. Tetapi meskipun seperti itu, hanya Byantara yang Xavera inginkan.

“Cincin? Aku punya banyak di rumah.”